Misa Kedua Paskah 2026, Polres Belu Kembali Bersinergi dengan Instansi Terkait Bersinergi Turun ke Gereja Jamin Ibadah Berjalan Aman dan Nyaman
Umat Katholik dan Protestan di kabupaten Belu, mengikuti ibadah misa Paskah Kedua di sejumlah gereja yang tersebar di wilayah yang berbatasan dengan RDTL (Timor Leste).
Guna menjamin kondusifitas dan kenyamanan umat beribadah, Polres Belu dan Polsek jajaran kembali turun melaksanakan pengamanan ibadah di sejumlah gereja yang tersebar di 12 kecamatan sekabupaten Belu.
Dari laporan yang dihimpun Humas pagi tadi, ratusan ribu umat katolik dan Protestan penuh ketenangan, kedamaian, serta kenyamanan dalam menjalankan ibadah.
Pengamanan kata Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H., S.I.K , bertujuan memberikan jaminan rasa aman dan nyaman untuk umat yang melaksanakan Ibadah Misa serta melancarkan arus lalu lintas.
Dirinya menambahkan, pelaksanaan Ibadah Paskah Kedua ini secara umum berjalan aman dan lancar, didasari pengamatan langsung di lapangan serta laporan yang diterima dari Para Perwira Pengendali dan Kapolsek jajaran, yang mengendalikan pengamanan di setiap tempat ibadah.
"Kaitan pengamanan di Gereja-gereja, Saya mewajibkan para Perwira di lapangan bahwa selain melaksanakan pengamanan secara baik, tapi wajib melaporkan setiap perkembangan dilapangan. Puji Tuhan, dari laporan yang Saya terima, pelaksanaan ibadah dari Kamis Putih hingga Paskah kedua hari ini, secara umum berjalan aman dan nyaman."kata Kapolres Belu.
"Dan sejak ibadah kamis putih kemarin, Saya bersama Pak Waka juga turun langsung mengecek di beberapa Gereja Katholik & Protestan yang ada di kota Atambua, untuk memastikan keamanannya dan memastikan Anggota Saya dilapangan, juga bekerja secara sesuai SOP atau tidak. Harapan kami rangkaian perayaan Paskah yang nantinya akan ditutup dengan pawai Jemaat Klasis Belu tetap berjalan aman dan lancar"pungkas Kapolres Belu.
Untuk diketahui, saat ini Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Kewilayahan dengan sandi “Semana Santa Turangga 2026”, yang dilaksanakan selama 15 hari, mulai tanggal 1 hingga 15 April 2026.
Operasi ini mengedepankan satgas preemtif, preventif, kamseltibcar lantas, penegakkan hukum dan bantuan operasi, dengan tujuan untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat kabupaten Belu dalam merayakan Paskah dengan aman, nyaman dan lancar.



Humas Polres Belu

