Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1446 H, Wakapolres Belu Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Turangga 2025

Dalam rangka pengamanan perayaan Idul Fitri 1446 H, Polri dengan dukungan dari TNI, Pemerintah Daerah, dan pemangku kepentingan lainnya di wilayah hukum Polda NTT akan menyelenggarakan Operasi “Ketupat Turangga 2025”. yang dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 26 maret 2025 s/d 8 April 2025.
Berkaitan dengan kesiapan operasi tersebut, Polres Belu bersama instansi terkait, melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Turangga 2025 di lapangan Mapolres Belu, kamis (20/3/2025).
Apel gelar pasukan yang dimulai pukul 08.45 wita,dipimpin Kapolres Belu, AKBP Benny Miniani Arief, S.I.K dalam hal ini diwakili Wakapolres Belu, KOMPOL Lorensius, S.H.,S.I.K dengan Komandan Apel, Ka.SPKT, IPDA Alfathan Lexem, S.Tr.K.
Membacakan amanat Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si, Wakapolres Belu mengungkapkan, Apel gelar pasukan merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarpras, serta memperkuat sinergisitas dengan stakeholder terkait sehingga Operasi Ketupat 2025 dalam rangka pengamanan mudik serta perayaan hari raya Idul Fitri 1446 H dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Wakapolres Belu menuturkan, berdasarkan survei Kemenhub RI, potensi pergerakan masyarakat selama libur lebaran 2025 mencapai 52% dari total jumlah penduduk Indonesia atau setara 146,48 juta orang. Jumlah ini diperkirakan akan dapat berubah sewaktu-waktu, mengingat pengalaman kita pada pengamanan lebaran tahun sebelumnya, jumlah realisasi pemudik jauh lebih besar dibanding angka surve
Selanjutnya ungkap Kapolri, Pemerintah juga memprediksi bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28 s.d. 30 Maret 2025, dan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 5 s.d. 7 April 2025.
"Berkaitan dengan hal tersebut, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Terpusat dengan sandi “Ketupat 2025”, dan mengangkat tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman”, yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 Maret s.d. 8 April 2025 untuk 8 Polda Prioritas, serta tanggal 26 Maret s.d. 8 April 2025 untuk 28 Polda lainnya"ungkap Wakapolres Belu.
"Operasi ini melibatkan 164.298 personel gabungan dan akan menempati 2.835 pos, yang terdiri dari 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, serta 309 pos terpadu, sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan, serta pengamanan terhadap 126.736 objek pengamanan berupa masjid, lokasi shalat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara"tambahnya.
Selain kelancaran arus lalu lintas dan jalur penyeberangan, Wakapolres Belu mengungkapkan, stabilitas harga dan ketersediaan Bapokting serta BBM juga perlu mendapatkan perhatian.
Kemudian juga Pelayanan yang ramah dan responsif juga harus menjadi prioritas selama pengamanan mudik lebaran 2025.
"Tampilkan sosok petugas yang humanis, berikan edukasi dan imbauan kepada pengemudi untuk istirahat sejenak guna menghindari microsleep, lakukan pengecekan kesehatan pengemudi, kondisi kendaraan, kesiapan rambu-rambu dan lampu penerangan, serta siagakan personel pada titik-titik rawan kecelakaan"imbau Kapolri dalam amanatnya.
"Dan seluruh pelaksanaan tugas di lapangan tentunya harus disertai strategi komunikasi publik yang baik. Pastikan masyarakat dapat memahami informasi terkait layanan kepolisian, pesanpesan kamtibmas, dan penerapan rekayasa lalu lintas"pungkasnya.
Mengakhiri amanatnya yang dibacakan Wakapolres Belu, Kapolri mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya yang telah berpartisipasi dalam mendukung Operasi Ketupat 2025.
Apel gelar pasukan ini ditandai dengan pemeriksaan pasukan serta pemasangan pita secara simbolis oleh Inspektur Apel kepada perwakilan dari Subden POM IX Udayana Belu, Brimob Kompi 3 Yon A Pelopor Belu, Polres Belu dan Dishub Darat kabupaten Belu.
Hadir dalam apel gelar pasukan antara lain Ketua Pengadilan Negeri Atambua, Danyon 744/SYB, Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yon 741/GN, Perwira yang mewakili Dandim 1605 Belu, Dansubden POM IX Udayana Belu, para Kabag, Kasat, Kapolsek Jajaran, Pimpinan Instansi Vertikal, para Tokoh Agama, insan pers serta undangan lainnya.
Sementara barisan apel terdiri dari anggota Polres Belu, Brimob Kompi 3 Batalyon A Pelopor Belu, Kodim 1605 Belu, Subdenpom IX/1-3 Atambua, Dishub Kab.Belu, Sat Pol PP Kab. Belu, BPBD Belu serta satu regu Senkom Polri.