Monitoring dan Pengawasan Wilayah di T.A 2026, Seksi Pengawasan Polres Belu Turun Supervisi ke Tujuh Polsek Jajaran

Monitoring dan Pengawasan Wilayah di T.A 2026, Seksi Pengawasan Polres Belu Turun Supervisi ke Tujuh Polsek Jajaran

Dalam rangka monitoring dan pengawasan kinerja personil Polri di kewilayahan, Seksi Pengawasan (siwas) Polres Belu melaksanakan supervisi ke tujuh Polsek jajaran.

Di hari pertama monitoring dan pengawasan, kamis (21/5/2026), anggota Siwas dipimpin Kasiwas, IPTU I Dewa Ketut A.Kesuma, turun ke 4 (empat) polsek jajaran berturut-turut dari Polsek Lamaknen, Raihat, Lasiolat dan terakhir di Polsek Tasifeto Timur.

Dari laporan yang diterima Humas, Kasiwas bersama 4 anggotanya, melakukan pemeriksaan administrasi, barang-barang Inventaris Polsek serta kesiapan Mako dalam pelayanan.

Saat dikonfirmasi Humas, Kapolres Belu, I Gede Eka Putra Astawa, S.H.,S.I.K melalui Kasiwas mengungkapkan, supervisi ini bertujuan memonitor secara langsung hasil pelaksanaan kebijakan pimpinan Polri di bidang pembinaan dan operasional, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, dan pencapaian kinerja.

"Pengawasan yang kita lakukan ini tidak jauh beda dengan yang kita lakukan sebelumnya dimana bersifat administratif termasuk kajian dan evaluasi kinerja, serta mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas dari semua unit kerja yang ada di Polsek"ungkap Kasiwas.

"Dan hal-hal yang menjadi obyek pemeriksaan Kita antara lain rencana kegiatan (rengiat), buku mutasi dan buku B1 sampai dengan B 22 serta administrasi lainnya, gudang senjata api dan amunisi, papan kontrol tahanan dan kontrol perkara termasuk kebersihan mako Polsek dan asrama"tambahnya.

Selain melakukan pemeriksaan,Kasiwas juga menyampaikan imbauan dan penekanan dari Kapolres Belu kepada seluruh personil Polri sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas pokok Polri yang lebih baik kedepannya.

"Ada beberapa penekanan dari Bapak Kapolres yang perlu kami teruskan ke anggota di jajaran antara lain mengimbau anggota untuk tidak melakukan pelanggaran yang dapat menurunkan citra Polri, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian sesama anggota tidak saling masa bodoh melainkan selalu membangun komunikasi yang baik dengan tidak memandang itu senior atau junior"beber Kasiwas.

"Kepada Unit Reskrim, ditekankan agar dalam menangani suatu Kasus tindak pidana, tidak boleh kasus tersebut dibiarkan berlarut-larut. Dan yang paling penting juga, jadilah Polri yang dicintai dengan cara bekerja ikhlas dan tidak menyakiti hati masyarakat"pungkasnya.