Jumat Curhat bersama Wakapolres Belu, Warga Desa Tulakadi Apresiasi Kinerja Polri dan Curhat Sulitnya Mendapatkan Air Bersih

Jumat Curhat bersama Wakapolres Belu, Warga Desa Tulakadi Apresiasi Kinerja Polri dan Curhat Sulitnya Mendapatkan Air Bersih

Dalam upaya menciptakan kondisi wilayah yang aman serta terwujudnya suatu komunikasi yang baik antara masyarakat dan Polri, Wakapolres Belu, KOMPOL Lorensius, S.H.,S.I.K, kembali menggelar program jumat curhat di wilayah kabupaten Belu, jumat (28/11//2025).

Kegiatan jumat curhat kali ini dilaksanakan di desa Tulakadi, kecamatan Tasifeto Timur yang dihadiri Sekretaris desa Tulakadi, Kaur Bin Ops Sat Bnmas dan anggota serta Kapolsek Tasifeto Timur dan anggota 

Hadir juga Ka.pospam Fatubesi, para Kanit Polsek Tasifeto Timur serta Para Kepala Dusun, RT / RW desa Tulakadi dan sejumlah Masyarakat Desa Tulakadi

Membuka kegiatan yang berlangsung hangat dan kekeluargaan ini, Wakapolres Belu mengungkapkan, jumat curhat yang rutin dilaksanakan setiap minggunya ini merupakan program Polri secara nasional yang bertujuan mendekatkan Polri dengan masyarakat sekaligus menerima usul dan saran dari masyarakat.

"Kegiatan jumat curhat ini merupakan program bapak Kapolri yang tujuannya untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat serta menampung aspirasi dari masyarakat. Kegiatan jumat curhat ini tidak saja dilaksanakan di Polres tapi juga dilaksanakan di tingkat Polda hingga Polsek di seluruh Indonesia, tentunya dengan lokasi dan masyarakat yang berbeda"ungkap Wakapolres Belu.

"Dengan adanya kegiatan jumat curhat intinya bahwa kami ingin mendengar dalam bentuk curhatan. Silahkan saja sampaikan apa saja mungkin ada hal yang tidak nyampai di kami, mungkin ada hal yang harus kami perbaiki, ada hal kira-kira yang akan berguna bagi kami khususnya dalam kamtibmas, tolong Kami disampaikan guna perbaikan kinerja kami yang lebih baik dan bersama kita tetap menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif seperti sekarang ini"lanjut Wakapolres Belu.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Desa Tulakadi mewakili masyarakat setempat, mengapresiasi Polres Belu khusunya Polsek Tasifeto Timur dalam mengelola keamanan di wilayah Tasifeto Timur.

Sekretaris Desa juga menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian yang selalu merespon setiap persoalan masyarakat terkait Kamtibmas serta selalu memberi pelayanan yang prima pada setiap event maupun kegiatan masyarakat.

"Apresiasi dari masyarakat desa Tulakadi kepada pak Wakapolres, Kapolsek Tastim bersama anggota yang selalu mampu mengatasi masalah di wilayah kami dengan cepat. Keberadaan anggota bhabinkamtibmas yang selalu siap sedia selama 24 jam dalam mengurus berbagai masalah. Kemudian juga pelayanan Pengamanan Kegiatan masyarakat, baik itu saat ibadah maupun pesta, Polri selalu hadir dan Kawal sampai selesai dengan aman"ungkap Sekretaris Desa.

"Dan dengan melibatkan pemerintah daerah dalam hal ini pihak desa, tokoh agama,tokoh masyarakat dan bhabinkamtibmas serta babinsa, sehingga setiap masalah bisa diselesaikan secara baik.Semoga ini terus dipertahankan sehingga situasi kamtibmas disini akan terus aman"tambahnya.

Selain mendapat apresiasi dari masyarakat,  Wakapolres Belu juga mendapat curahan hati dari sejumlah undangan yang hadir. 

Salah satu permasalahan yang disoroti adalah permasalahan kekeringan pada saat musim kemarau sehingga membuat warga kekurangan air bersih.

Oleh karena lanjut Sekdes, melalui jumat curhat ini, pihak kepolisian dapat memberikan jalan keluar untuk mengatasi permasalahan warga terkait air bersih salah satunya dengan membangun sumur bor seperti yang telah dilakukan Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. dan jajaran di berbagai wilayah di NTT termasuk kabupaten Belu.

“Saya mewakili warga Desa Tulakadi menyampaikan apa yang menjadi keluhan dan sekaligus kebutuhan masyarakat, yaitu terkait air bersih. Ketika terjadi musim kemarau, sumur rata-rata kering dan untuk mendapatkan air bersih itu sangat susah. Sekalipun pesan air tanki bisa berhari-hari datangnya dan harganya cukup mahal untuk 1 tanki"ujar Sekretaris Desa.

"Untuk itu kami mohon bantuan kepada Polri melalui bapak Kapolda NTT dan jajaranya agar kami masyarakat disini dapat dengan mudah mendapatkan air bersih yaitu mungkin dengan adanya bantuan sumur bor seperti yang sudah banyak kami dengar dimana bapak Kapolda banyak membantu banyak daerah yang kesulitan air bersih. Mudah-mudahan lewat Polri kami bisa mengatasi kesulitan air bersih yang sudah bertahun-tahun kami rasakan"tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakapolres Belu menjelaskan, bahwa kegiatan Jumat Curhat merupakan wadah komunikasi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mencari solusi terhadap permasalahan yang ada.

Mengenai keluhan warga soal kekurangan air bersih pada saat musim Kemarau, mantan Wakapolres Sumba Barat ini berjanji akan mencari solusi untuk mengatasi persoalan krisis air bersih di desa Tulakadi.

“Sebelumnya, terima kasih atas usulan bapak Sekdes, kami dari pihak Kepolisian juga ikut prihatin terkait langkanya air bersih yang ada di Desa Tulakadi. Persoalan ini akan Kami sampaikan ke bapak Kapolres selaku Pimpinan Kami di Polres Belu untuk kiranya kami (Polri) bisa mencarikan solusinya dalam mengatasi persoalan krisis air bersih"ungkap Wakapolres Belu.

“Oleh karena itu, kami mohon doa kepada warga masyarakat semua, agar upaya kami nanti diberikan kemudahan Sehingga secepatnya kita mendapat jalan keluar dalam memenuhi kebutuhan air bersih baik itu melalui sumur bor ataupun dalam bentuk lain” pungkas Wakapolres Belu.