Pastikan Kelayakan Lapangan dan Identifikasi Potensi Kerawanan, Kapolres Belu Turun Lakukan Asesmen Jelang Turnamen Sepakbola Fatuba'a Cup I

Pastikan Kelayakan Lapangan dan Identifikasi Potensi Kerawanan, Kapolres Belu Turun Lakukan Asesmen Jelang Turnamen Sepakbola Fatuba'a Cup I

Menjelang pelaksanaan Open Turnamen Sepak Bola Fatuba’a Cup I Tahun 2026, Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H.,S.I.K bersama jajaran melakukan asesmen langsung terhadap kesiapan lapangan dan berbagai sarana pendukung di Desa Fatuba’a, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WITA tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan lokasi pertandingan siap digunakan sekaligus mengidentifikasi berbagai potensi kerawanan yang dapat memengaruhi keamanan, ketertiban dan keselamatan selama turnamen berlangsung.

Dalam asesmen tersebut, Kapolres Belu didampingi Wakapolres Belu, KOMPOL Cecep Ibnu Ahmadi, S.I.K., S.H., M.H, Kabag Ops, Kasat Samapta, Kanit Pamovit, Kasi Humas dan Kanit Sosbud Sat Intelkam.

Hadir juga Kapolsek Tasifeto Timur bersama anggota, Pj. Kepala Desa Fatuba’a, Ketua dan anggota panitia Turnamen serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam asesmen tersebut, Kapolres Belu bersama rombongan meninjau langsung kondisi lapangan sepak bola, sarana pendukung serta lingkungan sekitar lokasi yang nantinya menjadi pusat kegiatan.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan berbagai aspek keselamatan pemain, panitia maupun penonton dapat diperhatikan sejak sebelum turnamen dimulai.

Kapolres Belu menyampaikan, asesmen lapangan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan pengamanan kegiatan olahraga yang melibatkan banyak peserta dan masyarakat.

“Pihak Kepolisian berkewajiban memastikan pelaksanaan turnamen dapat berlangsung dengan aman dan tertib. Karena itu, asesmen ini penting untuk melihat secara langsung kondisi lapangan sekaligus mengantisipasi berbagai risiko yang mungkin terjadi,” ujar Kapolres Belu.

Menurutnya, keamanan turnamen tidak hanya menjadi tanggung jawab Kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, termasuk panitia, peserta, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan masyarakat Desa Fatuba’a.

Kapolres juga meminta panitia untuk terus memberikan imbauan kepada pemain dan suporter sebelum pertandingan maupun selama kegiatan berlangsung.

Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda diharapkan turut membantu mengendalikan suporter agar tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Panitia harus tetap konsisten dengan aturan yang telah disepakati dalam Technical Meeting. Semua pihak harus mematuhi ketentuan tersebut demi menjaga turnamen tetap berjalan aman, tertib dan sportif,” tegasnya.

Sementara itu, Wakapolres Belu mengingatkan seluruh pemain, panitia maupun suporter agar tidak mengonsumsi ataupun berada di bawah pengaruh minuman beralkohol selama kegiatan berlangsung.

Selain itu, seluruh pihak juga diminta menghindari praktik perjudian maupun taruhan antar-klub yang berpotensi memicu perselisihan dan gangguan keamanan.

Kabag Ops Polres Belu menambahkan, panitia perlu memastikan kondisi lapangan benar-benar siap sebelum pertandingan dilaksanakan. Panitia juga diminta melengkapi persyaratan administrasi yang diperlukan dalam proses perizinan kegiatan.

Dari aspek keselamatan, panitia diminta menyiapkan tenaga atau tim medis untuk mengantisipasi apabila terjadi cedera terhadap pemain maupun kondisi darurat lainnya.

Panitia juga diharapkan menyediakan pengeras suara untuk menyampaikan imbauan keamanan dan ketertiban serta membuat ID Card bagi seluruh panitia agar mudah dikenali dan mempermudah koordinasi selama kegiatan berlangsung.

Senada dengan hal tersebut, Kasat Samapta Polres Belu meminta panitia terus berkoordinasi dengan masing-masing koordinator tim agar pemain dan pendukungnya bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban serta menyukseskan pelaksanaan turnamen.

Terkait dengan asesmen yang dilakukan Kapolres Belu, Pj. Kepala Desa Fatuba’a pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Kepolisian atas perhatian serta dukungan dalam mempersiapkan pelaksanaan turnamen.

Ia berharap kerja sama seluruh pihak dapat terus terjalin sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.

Open Turnamen Sepak Bola Fatuba’a Cup I Tahun 2026 sendiri direncanakan dibuka sabtu, 26 September 2026 besok dan berlangsung hingga 29 Oktober 2026, dengan melibatkan sebanyak 30 tim.

Dengan jumlah peserta, pemain dan suporter yang cukup banyak, kesiapan lokasi serta pengamanan menjadi perhatian penting. Untuk itu, sinergi antara Kepolisian, Pemerintah Desa, panitia, peserta, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat.

Melalui asesmen lapangan tersebut, Polres Belu memastikan berbagai aspek keamanan dan keselamatan telah diidentifikasi sejak awal, sebagai bagian dari upaya menciptakan pelaksanaan Fatuba’a Cup I Tahun 2026 yang aman, tertib dan kondusif.