Setelah Rote Ndao, Giliran Polres Belu Terima Kunjungan Tim ITK Mabes Polri dan Kemitraan

Setelah Rote Ndao, Giliran Polres Belu Terima Kunjungan Tim ITK Mabes Polri dan Kemitraan
[caption id="attachment_14742" align="alignleft" width="800"] Sambutan Kapolres Belu[/caption] Tribratanewsbelu.com-Polda NTT,Setelah melakukan kunjungan kerja di Polres Rote Ndao, Tim Reformasi Birokrasi Polri (RBP) dan Kemitraan yang dipimpin oleh Kombes Pol Drs.M.Khaerudin, kamis pagi (27/4/17), tiba di Polres Belu. Kedatangan Ketua Tim RBP Mabes Polri yang didampingi Peneliti Kemitraan Ahmad Fawaiq Suwanan, SE, M.Si dan Amalia Fubani, S.Si, serta Karo Rena Polda NTT dan Kabag RBP Biro Rena Polda NTT, disambut oleh Kapolres Belu Akbp Yandri Irsan, SH, SIK, M.Si dan sejumlah pejabat utama Polres Belu. Saat membuka kegiatan di aula lantai 2 Polres Belu,Kapolres Belu mengucapkan terima kasih atas kedatangan Tim RBP dan kemitraan sekaligus memaparkan secara singkat kondisi wilayah hukum Polres Belu yang membawahi 2 kabupaten yakni Belu dan Malaka. Sementara Ketua Tim RBP Kombes Pol Drs.M.Khaerudin mengungkapkan bahwa kedatangan dirinya bersama Tim peneliti Kemitraan, adalah dalam rangka Penilaian Pengukuran Kinerja dan Pelayanan Publik dengan indeks tata kelola (ITK) sesuai program Reformasi Birokrasi Polri tahun 2017. Kaitan dengan hal tersebut, para responden baik internal maupun eksternal yang ikut dalam penilaian ini, bisa memberikan Penilaian Kinerja Polres Belu secara transparan, akuntabel serta obyektif yang nantinya dijadikan landasan bagi pimpinan untuk mengambil kebijakan lebih lanjut berdasarkan bukti atau sebagai alat pembanding kinerja yang objektif. "Untuk tahun 2017 ini ada 70 Polres se-Indonesia yang dikunjungi , dengan kriteria penilaian ada 3 yakni perbatasan, perairan dan rawan konflik. Untuk NTT yang menjadi obyek adalah Polres Rote Ndao sebagai pulau perairan dan Polres Belu sebagai Polres perbatasan antara RI dan RDTL (Timor Leste)"kata Ketua Tim. “Kami harapkan rekan-rekan anggota dan eksternal terpilih yang akan mengisi quesioner, agar menjawab dengan sejujurnya. Karena apa yang kita tanyakan itu berkaitan dengan kondisi riil pelayanan Polres Belu kepada masyarakat, baik dan tidaknya harus di jawab dengan kenyataan yang ada saat ini”lanjut Ketua Tim. Usai tatap muka dan penyerahan Plakat dari Kapolres Belu kepada Ketua Tim, dilanjutkan penjelasan oleh Peneliti Kemitraan Ahmad Fawaiq Suwanan, SE, M.Si dan Amalia Fubani, S.Si, tentang mekanisme pengisian quesioner. Sebanyak 34 orang responden yang dihadirkan dalam kegiatan ini bersama anggota Polres Belu dari sebelas satuan fungsi, diberikan waktu selama kurang lebih 1 jam untuk menjawab semua pertanyaan melalui lembar quesioner yang diberikan kepada masing-masing responden. Untuk di ketahui, ketiga puluh empat responden yang ikut dalam penilaian ini berasal dari sejumlah instansi pemerintah, TNI, bea cukai, imigrasi, BNN kabupaten, tokoh agama, tokoh masyarakat dan juga insan pers. Hingga sore ini, Tim RBP Mabes Polri dan Kemitraan melaksanakan pendalaman materi penilaian data objektif dari sembilan Bagian/satuan fungsi antara lain Bag Sumda, Sat Reskrim. Sat Intelkam. Sat Lantas, Sat Binmas, Sat Resnarkoba, Sat Sabhara, SPKT dan Propam. Data obyektif  ini sendiri disiapkan dalam bentuk soft copy dan hard copy. Selain pengisian quesioner dan pendalaman materi, besok (jumat, 28/4/17) tim akan melakukan peninjauan dan penilaian di tempat pelayanan masyarakat antara lain SIM dan SKCK. Penulis : Eja Manto Publish : Eja Manto