Sambut Pagi dengan Penuh Makna , Ratusan Personel Polres Belu Ikut Terapi USEFT Bangun Energi Positif Jelang Pelaksanaan Tugas
Masih dalam rmomemtum menyambut hari Bhayangkara ke 80, Polres Belu kembali menggelar kegiatan Terapi Massal USEFT (Ultimate The Source Body, Mind & Soul Emotional Freedom Technique ) bagi ratusan personel Polri dan ASN Polri, senin (29/6/2026) pukul 08.00 WITA.
Usai pelaksanaan apel pagi yang dipimpin Kabag Ops, AKP I Wayan Budiasa, SH, para Pejabat Utama, Perwira Staf, serta ratusan personel peserta apel pagi, mengikuti terapi USEFTyang di pandu oleh personel Polres Belu yang memiliki kemampuan dalam metode terapis USEFT.
Kegiatan terapi dipandu oleh Kanit Kamsel Sat Lantas, IPDA Yos Loo, Kasi Dokes, AIPTU Jhoni Ballo, Paur Subbag Binkar Bag SDM, PENDA TK. I Lodia W.Baunaek, SH, anggota Dokes, PENDA Aprini Mahodim,AMd.Kep dan anggota SDM, BRIGPOL Anastasia Sigha.
Dalam pelaksanaannya, para peserta mengikuti rangkaian terapi dengan penuh antusias dan emosional. Metode USEFT yang di kembangkan Kapolda NTT Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si dan Ketua Bhayangkari Daerah NTT Vily Rudi Darmoko, menggabungkan pendekatan spiritual, psikologis, dan teknik relaksasi terbukti memberikan dampak positif bagi peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
Para peserta diajak mengenali berbagai emosi negatif yang selama ini mungkin tersimpan dalam diri, mulai dari rasa lelah, stres akibat pekerjaan, kecemasan, kekecewaan, kemarahan, hingga berbagai tekanan psikologis yang dapat mempengaruhi kualitas hidup dan pelaksanaan tugas.
Peserta secara perlahan dibimbing untuk melepaskan beban-beban emosional tersebut. Setelah proses pelepasan emosi negatif dilakukan, peserta kemudian diarahkan memasuki tahap penguatan energi positif atau charging.
Pada tahap ini, mereka diajak menanamkan berbagai nilai positif yang sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri seperti rasa syukur, keikhlasan, semangat pengabdian, disiplin, loyalitas, integritas, keberanian, serta tanggung jawab dalam melayani masyarakat maupun keluarga.
Dari hasil yang dicapai, para peserta yang mengikuti terapi mengaku merasakan perubahan emosional yang signifikan.
Salah satunya disampaikan oleh Kaur Bin Ops Lantas, IPDA Nando Tilman Baros yang mengaku merasakan hati yang lebih lega, perasaan lebih tenang dan rileks serta pikiran menjadi nyaman setelah mengikuti terapi USEFT ini.
"Perasaan Saya setelah mengikuti terapis ,saya merasa beban yang ada dalam pikiran saya menjadi ringan kembali. Terapi ini sangat baik untuk Saya dan keluarga karena perasaan lebih tenang dan rileks serta membuat saya menjadi lebih sayang terhadap pasangan maupun anak-anak "ungkap IPDA Nando.
"Saya merasa diri Saya lebih mengontrol emosi dan lebih tenang, lebih bertanggung jawab sebagai anggota Polri, menjadi kepala keluarga yang baik, menjadi bapak yang baik bagi anak-anak, juga menjadi pribadi yang baik sebagai anak buah di depan Pimpinan dan juga bersama dengan teman-teman. Terima kasih bapak Kapolda NTT atas terapi yang sudah dikembangkan untuk seluruh anggota Polri"tambahnya.
Pelaksanaan terapi USEFTini kata Kapolres Belu, AKBP I Gede Eka Putra Astawa, S.H.,S.I.K adalah untuk membangun karakter anggota Polri yang sehat secara fisik, mental, dan spiritual sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Personel yang sehat, bahagia, dan memiliki mental yang kuat akan lebih siap menghadapi tantangan tugas serta mampu memberikan pelayanan yang humanis dan profesional kepada masyarakat"tutur Kapolres Belu.
"Melalui kegiatan terapi ini, seluruh personel dapat terus menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik, mental, dan spiritual sebagai modal utama dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat"tambah Kapolres Belu.



Humas Polres Belu

