Rajut Kebersamaan di Momen Idul Adha 1447 H, Kapolres Belu, AKBP I Gede Putra Astawa Salurkan Daging Kurban dan Beras untuk Kaum Duafa di Desa Manleten

Rajut Kebersamaan di Momen Idul Adha 1447 H, Kapolres Belu, AKBP I Gede Putra Astawa Salurkan Daging Kurban dan Beras untuk Kaum Duafa di Desa Manleten

Dalam rangka merajut kebersamaan dengan masyarakat di momen Idul Adha 1447, SH, Polres Belu Polda NTT melakukan penyembelihan dan penyaluran daging hewan kurban untuk masyarakat kabupaten Belu, rabu (27/05/2026).

Usai pelaksanaan Sholat Idul Adha, Kapolres Belu bersama sejumlah Perwira dan Brigadir Polres Belu khususnya yang beragama Islam, melakukan penyembelihan hewan kurban berupa 4 ekor sapi dan 1 ekor kambing.

Setelah di periksa oleh dokter Hewan dari Dinas Peternakan Kabupaten Belu dan dinyatakan layak untuk dikonsumsi , 4 ekor sapi dan 1 ekor kambing yang telah disembelih dan dibersihkan, kemudian diisi ke dalam kantong plastik yang telah disediakan oleh panita kurban Polres Belu.

Ratusan kantong daging, dihasilkan dari penyembelihan hewan kurban yang berlangsung di halaman belakang kantor Polres Belu dan kemudian di salurkan ke keluarga besar Polres Belu, masyarakat  kelurahan Tenukiik, serta masyarakat kurang mampu (kaum Duafa) yang bermukim di Haekrit dan Aitaman, desa  Manleten, wilayah kecamatan Tasifeto Timur.

Penyaluran daging kurban khususnya di wilayah Haekrit dan Aitaman sendiri dilakukan langsung oleh Kapolres Belu yang didampingi Kasat Samapta, Kasat Lantas dan anggota serta Kapolsek Tasifeto Timur dan anggota.

Menempuh perjalanan kurang lebih setengah jam dari kota Atambua, Kapolres Belu didampingi anggota dan Ketua RT di dua dusun, bergerak dari rumah kerumah menyalurkan daging kurban dan juga beras kepada 9 kepala keluarga di dusun Haekrit dan 22 kepala keluarga yang berada di dusun Aitaman.

Kapolres Belu pada kesempatan tersebut mengatakan, pembagian daging kurban dan beras adalah bentuk silaturahmi Polri dalam upaya lebih mendekatkan Polisi dengan masyarakat di kabupaten Belu yang berbatasan dengan negara Timor Leste.

Dirinya menambahkan, melalui kegiatan ini juga dapat membangun kebersamaan dan keharmonisan dengan umat Muslim di hari yang penuh berkah ini sehingga dengan sendirinya situasi kondusif dapat terus terwujud

"Apa yang kami lakukan hari Ini adalah bentuk silahturahmi sekaligus mempererat tali persaudaraan antar sesama di hari Raya Idul Adha. Puji Tuhan kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapatkan respon yang baik dari bapak, ibu yang ada di dusun Haektrit dan Aitaman” kata Kapolres Belu.

"Dan kami berharap apa yang kami berikan ini, jangan dilihat isinya ataupun harganya, tapi ini semata-mata wujud dan niat kami membantu meringankan beban saudara-saudari dan anak-anak kita yang hidup di tengah keterbatasan ekonomi. Mudah-mudahan dengan kunjungan kami ini, bisa memberikan kedamaian dan semakin mempererat hubungan antara polisi dengan masyarakat, "lanjut Kapolres Belu.

Dalam kegiatan tersebut,Kapolres Belu juga berpesan kepada masyarakat di dua dusun terrsebut untuk tetap menjaga kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama dalam kehidupan bermasyarakat.

"Kita sebagai umat beragama harus saling menjaga toleransi, selalu kompak menjaga persaudaraan dan kerukunan antar umat beragama"pesan Kapolres Belu.

"Jangan sampai terpancing oleh oknum-oknum yang ingin memecah belah kerukunan yang sudah dirawat sangat baik hingga saat ini. Mari kita saling menghargai dan jadikan perbedaan ini sebagai kekuatan untuk merajut persatuan"pungkas mantan Kapolres Lembata ini.

Sementara itu, Ketua RT dusun Aitaman, desa Manleten yang juga kebagian menerima daging kurban dan beras mengatakan, pihaknya sangat senang dan berterima kasih sudah dikunjungi Kapolres Belu dan romobongan.

“Alhamdulillah Kami disini tidak menyangka di kunjungi Pak Kapolres yang datang jauh-jauh bawa kami daging kurban dan beras.. Mudah-mudahan apa yang dilakukan membawa berkah bagi kita semua” ungkap kepala dusun.

Selain membagian daging kurban dan beras, Kapolres Belu juga membagikan susu bergizi secara langsung kepada anak-anak di dusun Haekrit dan dusun Aitaman.

Pembagian susu ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung peningkatan asupan gizi anak dan menekan angka stunting, sekaligus bentuk kepedulian sosial dalam mendekatkan diri kepada masyarakat