Lepas Ratusan Casis Polri menuju Polda NTT, Wakapolres Belu Beri Tips Jitu Lolos Seleksi Polri T.A 2025

Panitia Pembantu Penerimaan (Panbanrim) Polri, Kepolisian Resor Belu, memberangkatkan ratusan calon siswa (casis) Polri TA 2025 menuju Polda NTT dengan menggunakan sejumlah bis antar kota dalam propinsi, jumat (14/3/2025).
Sebelum menempuh jalan darat menuju Polda NTT, ratusan casis yang telah lolos seleksi melalui Rikmin Awal, mendapat wejangan dari Kapolres Belu, AKBP Benny Miniani Arief, S.I.K , yang diwakili Wakapolres Belu, KOMPOL Lorensius, S.H.,S.I.K sebagai bekal nantinya dalam menjalani tes sesuai jenis seleksi yang sudah dipilih.
Dalam pembekalan singkatnya di halaman Mapolres pagi tadi, Wakapolres Belu yang didampingi Kabag SDM, AKP I Ketut Karnawa, SH mengungkapkan, pada prinsipnya seleksi penerimaan calon anggota Polri ini menerapkan prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel, Humanis).
Oleh karenanya, Wakapolres Belu berpesan kepada seluruh casis untuk mempersiapkan fisik dan mental secara baik, rajin berdoa serta tidak percaya bujuk rayu atau janji manis dari oknum anggota Polri atau masyarakat yang menjanjikan kelulusan dalam seleksi penerimaan Polri.
"Perlu diketahui oleh adik-adik bahwa penerimaan personel Polri baik Taruna, Bintara dan Tamtama, kita Polri sejauh ini tetap dengan prinsip BETAH, jadi sampaikan kepada orangtuanya dalam penerimaan Polri ini tidak dipungut biaya, tidak ada kong kali kong, sogok menyogok. Kalau ketahuan seperti itu, yang bersangkutan akan dipidanakan dan sudah ada contohnya anggota Polri yang dipecat karena menerima uang dan menjanjikan kelulusan kepada para casis"pesan Wakapolres Belu.
"Dan seleksi tidak menggunakan biaya itu nyata, dihadapan adik-adik ini Saya saksinya dimana kedua orangtua Saya petani dan Puji Tuhan dengan usaha dan berdoa, Saya lulus menjadi Perwira Polri. Untuk itu, Pesan Saya, persiapkan fisik dan mental secara baik serta bersaing secara sehat"tambah Wakapolres Belu.
Selain mempersiapkan fisik dan mental secara baik, Wakapolres Belu mengimbau para casis untuk rajin belajar dan rajin berdoa kepada Tuhan agar dimudahkan dalam segala urusan
"Dalam tes selanjutnya di Polda NTT nanti, yakinkan diri bahwa saya bisa, jangan sombong, tetap rendah hati dan sesama teman saling berbagi ilmu. Paling penting adalah banyak berdoa. Yang jarang ibadah, mulai sekarang rajin beribadah dan minta kepada Tuhan karena yang menyelamatkan adik-adik dan membuat motivasi semakin tinggi adalah doa agar dilancarkan segala urusan"pesan Wakapolres Belu.
"Dan sebelum kita berperang, cium kedua orangtua kita, minta restu dan doa dari mereka. Percaya tidak percaya, keikhlasan dan doa dari orangtua kita adalah kekuatan yang luar biasa dan membuat kita lebih percaya diri dalam menghadapi apapun"tambah mantan Wakapolres Sumba Barat ini.
Menutup arahannya, Wakapolres Belu berpesan kepada casis untuk selalu menjaga kesehatan dan pandai menjaga diri selama menjalani serangkaian tes untuk menjadi anggota Polri tahun ini.
"Pesan Saya, selama perjalanan menuju Kupang, adik-adik harus berhati-hati, duduk yang baik, jangan menggantung kiri kanan dan berdiri jadi konjak karena kalau terjadi kecelakaan adik-adik yang rugi sendiri. Begitupun selama di Kupang, harus betul-betul menjaga diri agar tidak terjadi apa-apa pada diri adik-adik"pesan Wakapolres Belu.
"Kemudian pas tiba di kupang nanti, sempatkan waktu untuk mengecek kesehatannya supaya ada tolak ukur bahwa saya punya tubuh ada masalah atau tidak. Terakhir, andalkan Tuhan, minta orangtua doakan supaya adik-adik jalannya lurus dan lolos menjadi anggota Polri. Mudah-mudahan yang berangkat ini semuanya lolos dan kalaupun ada yang tidak lolos bisa mencoba di tahun berikutnyat"tutup Wakapolres Belu.
Untuk diketahui, setelah melalui sidang kelulusan Rikmin Awal, sebanyak 239 orang casis yang dinyatakan lolos atau memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan tes berikutnya di Polda NTT.
Dari 239 casis yang lolos, sebanyak 194 diberangkatkan ke Polda NTT dan sebanyak 39 orang akan diberangkatkan setelah mengikuti ujian karena saat ini masih menduduki kelas 12.
194 orang yang diberangkatkan terdiri dari Taruna/i Akpol: 3 orang dan Bintara PTU: 135 orang, Bintara Brimob:35 orang, Bintara Bakomsus Hukum:1 orang, Bintara Bakomsus Akuntansi: 3 orang, Bintara Polairud: 5 orang dan Tamtama: 15 orang.