Patroli di Akhir Pekan, Anggota Polsek Raihat Ajak Warga Maumutin Waspadai Gerakan Radikalisme

Patroli di Akhir Pekan, Anggota Polsek Raihat Ajak Warga Maumutin Waspadai Gerakan Radikalisme

Upaya dari Kepolisian Resor Belu dan jajaran dalam mencegah masuknya paham radikalisme dan anti pancasila di wilayah hukumnya, terus dilakukan dengan menggelar berbagai penyuluhan dan juga turun langsung ke tengah masyarakat. 

Seperti yang dilakukan anggota Pos Pam Turiskain Sektor Raihat, yang pada minggu (30/10/2022) pagi, memberikan pemahaman tentang paham radikal kepada warga desa Maumutin, Kec.Raihat,Kab.Belu.

“Intinya disini Kita berikan pemahaman kepada warga, tentang aliran tertentu yang berusaha melakukan perubahan dan pembaharuan dengan menempuh cara-cara kekerasan di dalam mencapai tujuannya, seperti tindakan pengeboman, penculikan, perampokan, dan tindakan kriminal lainnya”kata Kapolsek Raihat kepada Humas.

“Kita juga ajak warga, misalnya melihat satu kelompok tertentu yang mempunyai tingkah laku aneh dan menyimpang dari nilai agama dan pancasila, untuk segera melapor ke kepolisian.Dan ini adalah bentuk dukungan Kita dengan Operasi Bina Waspada yang tengah bergulir dan berakhir pada hari ini"lanjut Kapolsek.

Penyuluhan yang dilakukan Bhabinkamtibmas disela patroli dialogisnya disambut baik oleh warga. Mereka berjanji akan memberikan informasi bilamana menemukan warga/ suatu kelompok yang sesuai dengan apa yang sudah disampaikan, agar daerah yang mereka cintai tidak terkontaminasi dengan paham radikalisme dan anti pancasila.

Untuk diketahui, Operasi Bina Waspada Turangga 2022 dilaksanakan selama 14 hari yakni dari tanggal 17 Oktober 2022 s/d tanggal 30 Oktober 2022. 

Operasi ini mengedepankan kegiatan preemtif (himbauan) dan preventif (pencegahan), dalam rangka mencegah berkembangnya paham radikalisme dan anti pancasila, guna menciptakan kondisi kamtibmas yang kondusif sehingga masyarakat merasakan aman dan nyaman.