Home / BERANDA / Harumkan Nama Polres Belu dan Polda NTT, Brigadir Kresna Raih Juara II Polisi Teladan Tingkat Nasional 2019
Kapolri Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Brigadir Kresna

Harumkan Nama Polres Belu dan Polda NTT, Brigadir Kresna Raih Juara II Polisi Teladan Tingkat Nasional 2019

Brigadir Polisi Krispianus Ola Komek yang biasa disapa dengan Brigadir Kresna, anggota Bhabinkamtibmas desa Kenebibi, Polsek Kakuluk Mesak, Polres Belu, berhasil mengharumkan nama Polres Belu dan Polda NTT, atas prestasinya meraih peringkat II sebagai Polisi Teladan tingkat Nasional tahun 2019.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Prof. H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D, dalam kegiatan Musrenbang Polri 2019 di Ballroom Hotel JS Luwansa Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019).

Selain Brigadir Kresna, penghargaan sebagai Polisi Teladan juga diraih lima anggota kepolisian lainnya yakni BRIPKA Sebastian Tuheteru,S.Pd dari Polda Maluku, Brigadir Eko Julianto, SH dari Polda Jawa Tengah, AIPTU I Dewa Gede Karang dari Polda Kaltim, KOMPOL Syarifah Salbiah dari Polda Kalbar  serta IPTU Susila dari Polda DIY.

Kegiatan Musrenbang Polri 2019, turut dihadiri Menteri PANRB Syafruddin, Ketua KPK Agus Rahardjo, Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri, Asrena Kapolri Drs.Agung Sabar Santoso, S.H.,M.Si, Direktur Kelembagaan Bank BRI, para Kapolda dan Pejabat Utama Polri.

Untuk diketahui, Brigadir Kresna berhasil meraih predikat Polisi Teladan berkat program unggulannya yakni membentuk komunitas buta aksara dan rumah merah putih, di daerah perbatasan RI-RDTL, tepatnya di desa Kenebibi, Kec. Kakuluk Mesak, Kab. Belu.

Bermodalkan spidol dan sebuah papan tulis, Brigadir Kresna sejak 11 Oktober tahun 2016 hingga saat ini, mengisi waktu luangnya dengan mengajar puluhan warga binaannya tanpa mendapat imbalan apapun.

Berkat ketekunan dan kesabarannya, warga yang dulunya sama sekali tidak mengenal huruf dan angka, kini akhirnya bisa membaca dan menulis.

Sementara rumah merah putih, dibangun Polres Belu berangkat dari terobosan kreatif Brigadir Kresna dan permintaan masyarakat,yang dilengkapi dengan sarana belajar seperti bangku, meja, papan tulis, buku dan juga alat tulis.

Dalam perjalanannya, keberadaan rumah merah putih efektif memberantas buta aksara sekaligus menekan angka kriminalitas di desa Kenebibi.

Brigadir Kresna bersama Kapolda NTT, Irjen Pol.Drs.Raja Erizman dan Asrena Polri, Irjen Pol.Drs.Agung Sabar Santoso, S.H.,M.Si

About admin

Check Also

Temui Sekelompok Pemuda di Pertokoan, Patroli Malam Dalmas Polres Belu Imbau Jauhi Balapan Liar

Tugas anggota Sabhara yang wajib dilaksanakan untuk menciptakan situasi yang kondusif salah satunya adalah melakukan …